style='position:fixed;_position:absolute;top:150px;right:5px; clip:inherit;'>
style='position:fixed;_position:absolute;top:150px;right:5px; clip:inherit;'>
style='position:fixed;_position:absolute;top:150px;right:5px; clip:inherit;'>
style='position:fixed;_position:absolute;top:150px;right:5px; clip:inherit;'>
style='position:fixed;_position:absolute;top:150px;right:5px; clip:inherit;'>
style='position:fixed;_position:absolute;top:150px;right:5px; clip:inherit;'>
style='position:fixed;_position:absolute;top:150px;right:5px; clip:inherit;'>
style='position:fixed;_position:absolute;top:150px;right:5px; clip:inherit;'>
style='position:fixed;_position:absolute;top:150px;right:5px; clip:inherit;'>

Rabu, 17 Oktober 2012

Lokasi Karapan Sapi Dipindah, Wisatawan Bingung

Seorang joki berusaha memacu sepasang sapi pada Festival Kerapan Sapi Piala Presiden 2010 di Stadion R Sunarto Hadi Wijoyo, Pamekasan Madura, Minggu (24/10/2010). Festival kerapan sapi dalam rangkaian Dji Sam Soe Flavor Lounge ini diikuti 24 pasang sapi dari empat Kabupaten di Madura.

Agenda wisatawan mancanegara (wisman) ke Pamekasan, Madura, terganggu lokasi pelaksanaan karapan sapi, setelah Gubernur Jawa Timur memindahkan pelaksanaan karapan dari Pamekasan ke Sampang.

Keputusan Gubernur Jatim tentang pelaksanaan karapan sapi di Pulau Madura ditempatkan di lapangan Ketapang, Sampang, bukan di lapangan stadion Pamekasan.

Akibatnya, wisata budaya tahunan di Madura tidak dalam satu paket, sebagaimana tahun-tahun sebelumnya.

Fadjar menuturkan, beberapa waktu lalu, dirinya sempat menerima telepon dan Kedutaan Besar Amerika Serikat tentang rencana mereka untuk menyaksikan wisata budaya berupa sapi sonok, pergelaran seni tradisional Madura bertema "Semalam di Madura" serta karapan sapi di Pamekasan.

Akan tetapi karena lokasi pelaksanaan karapan sapi dipindah, rombongan dari Kedutaan Besar Amerika serta sejumlah wisman itu kini mengaku bingung untuk datang ke Madura.

Sesuai dengan paket wisata yang ditawarkan oleh biro perjalanan wisata, setahun sebelumnya, rencana pergelaran wisata budaya dalam satu kabupaten, yakni di Pamekasan.

Namun, faktanya tidak, karena lokasi pelaksanaan karapan sapi berada di Sampang, sedangkan wisata budaya lainnya seperti sapi sonok dan pementasan kesenian tradisional "Semalam di Madura" ditempatkan di Pamekasan.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar