Agenda wisatawan
mancanegara (wisman) ke Pamekasan, Madura, terganggu lokasi pelaksanaan karapan
sapi, setelah Gubernur Jawa Timur memindahkan pelaksanaan karapan dari
Pamekasan ke Sampang.
Keputusan
Gubernur Jatim tentang pelaksanaan karapan sapi di Pulau Madura ditempatkan di
lapangan Ketapang, Sampang, bukan di lapangan stadion Pamekasan.
Akibatnya,
wisata budaya tahunan di Madura tidak dalam satu paket, sebagaimana tahun-tahun
sebelumnya.
Fadjar
menuturkan, beberapa waktu lalu, dirinya sempat menerima telepon dan Kedutaan
Besar Amerika Serikat tentang rencana mereka untuk menyaksikan wisata budaya
berupa sapi sonok, pergelaran seni tradisional Madura bertema "Semalam di
Madura" serta karapan sapi di Pamekasan.
Akan tetapi
karena lokasi pelaksanaan karapan sapi dipindah, rombongan dari Kedutaan Besar
Amerika serta sejumlah wisman itu kini mengaku bingung untuk datang ke Madura.
Sesuai dengan
paket wisata yang ditawarkan oleh biro perjalanan wisata, setahun sebelumnya,
rencana pergelaran wisata budaya dalam satu kabupaten, yakni di Pamekasan.
Namun,
faktanya tidak, karena lokasi pelaksanaan karapan sapi berada di Sampang,
sedangkan wisata budaya lainnya seperti sapi sonok dan pementasan kesenian
tradisional "Semalam di Madura" ditempatkan di Pamekasan.

Tidak ada komentar:
Posting Komentar